;

Custom Search

Date

Monday, 06 September 2010

Call Center

info@nestimodiste.com

jl paku no 15 kmp ambon, jaktim 13210

021-470 79 53

021-93073798

Product Categories

Pembayaran

AN: CEPPY ANUGRAH SYAFAR :579 016 7955

AN: CEPPY ANUGRAH SYAFAR :135 000 3082 714

AN: NESTINENI : 0138104822

AN: CEPPY ANUGRAH SYAFAR : 860 100 205 81

AN: CEPPY ANUGRAH SYAFAR : 3313 0100 5588 538

AN: CEPPY ANUGRAH SYAFAR : 70 111 00 991

STATISTIC

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini37
mod_vvisit_counterkemarin75
mod_vvisit_counterminggu ini37
mod_vvisit_counterbulan ini509
mod_vvisit_countersemua hari71375

Who's Online

We have 33 guests and no members online
 
Sejarah Pempek

By Administrator, on 11-09-2008 19:02

Views : 4811    

Favoured : 82

Published in : Artikel, Makanan

Menurut sejarahnya, pempek telah ada di Palembang sejak masuknya perantau Cina ke Palembang, yaitu di sekitar abad ke-16, saat Sultan Mahmud Badaruddin II berkuasa di kesultanan Palembang-Darussalam. Nama empek-empek atau pempek diyakini berasal dari sebutan "apek", yaitu sebutan untuk lelaki tua keturunan Cina.

Berdasar cerita rakyat, sekitar tahun 1617 seorang apek berusia 65 tahun yang tinggal di daerah Perakitan (tepian Sungai Musi) merasa prihatin menyaksikan tangkapan ikan yang berlimpah di Sungai Musi. Hasil tangkapan itu belum seluruhnya dimanfaatkan dengan baik, hanya sebatas digoreng dan dipindang. Si apek kemudian mencoba alternatif pengolahan lain. Ia mencampur daging ikan giling dengan tepung tapioka, sehingga dihasilkan makanan baru. Makanan baru tersebut dijajakan oleh para apek dengan bersepeda keliling kota. Oleh karena penjualnya dipanggil dengan sebutan "pek … apek", maka makanan tersebut akhirnya dikenal sebagai empek-empek atau pempek.[1]

Pada awalnya pempek dibuat dari ikan belida. Namun, dengan semakin langka dan mahalnya harga ikan belida, ikan tersebut diganti dengan ikan gabus yang harganya lebih murah, tetapi dengan rasa yang tetap gurih.

Pada perkembangan selanjutnya, digunakan juga jenis ikan sungai lainnya, misalnya ikan putak, toman, dan bujuk. Dipakai juga jenis ikan laut seperti Tenggiri, Kakap Merah, parang-parang, ekor kuning, dan ikan sebelah.

Last update: 06-10-2008 22:54

Keywords : Sejarah Pempek palembang
User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...
Sejarah Pempek
PDF
Nestimodiste.com -> Jasa Jahit terpercaya sejak 1980
Penjualan Songket palembang online

Pembuatan Kebaya Modern
  Makanan khas palembang - pempek - tekwan dll